Menko PMK Jelaskan Beras Basah Di Pandeglang Sudah Tidak Ada Masalah

  • Bagikan


Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, bahwa pemberitaan mengenai adanya beras bantuan PPMK yang basah di kelurahan Pandegalang, Banten Kamis (5/8) kemarin memang sempat ramai.

banner 336x280

Namun, masih menurut Muhadjir sudah dilakukan langkah-langkah perbaikan yang cepat dan maksimal berupa penarikan dan penggantian dengan beras yang berkualitas baik.

“Bahwa disini ada pembagian beras bansos dalam rangka PPKM yang kurang baik, bahkan judulnya seru banget,” ujar Menko PMK Muhadjir Effendy kepada wartawan di Pandeglang, Jumat (6/8) yang juga didampingi Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum BULOG beserta pimpinan PT Pos setempat dan aparat kepolisian serta Kodim.

“Setelah saya cek dilapangan ini, ternyata sudah tidak ada masalah,” kata Muhajir.

Ia pun mengatakan, setelah mendengarkan laporan kronologis dari PT Pos Indonesia, pihak BULOG dan Bupati, mengenai apa yang terjadi di Pandeglang, sudah bisa diketahui bahwa beras yang tidak bagus itu karena terkena hujan dan sudah disisihkan serta sudah diganti dengan beras yang baik oleh Pihak Bulog.

Sementara itu, Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum BULOG, Etik Yulianti mengatakan, langkah-langkah perbaikan sudah dilakukan namun tetap akan kita evaluasi terus guna mencegah terjadinya hal-hal seperti ini terulang kembali.

Selanjutnya akan menjadi prosedur tetap dalam pola penanganan insiden serupa nantinya, termasuk jika terjadi insiden di situasi cuaca yang ekstrim dan daerah terpencil lainnya yang berisiko tinggi.

Untuk memastikan prosesnya, Etik Yulianti bahkan menyempatkan diri untuk menemui sejumlah warga penerima bantuan beras PPKM dan memintanya untuk memasak beras dari BULOG di tempat disaksikan banyak orang, termasuk Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati yang ikut terus dalam rombongan tim BULOG kantor Pusat Jakarta.

“Ini berasnya ibu, sudah dimasak silakan mencicipi. Enak rasanya, pulen,” kata Ibu Ipah, warga Kelurahan Pandeglang.

Hal senada juga diakui warga lainnya, Ibu Titin, yang justru mengharapkan bisa tetap mendapatkan bantuan beras PPKM, terlebih di saat susah seperti sekarang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati mengatakan, sebetulnya kejadian ini merupakan insiden kecil yang dibesar-besarkan, karena sebetulnya kita berfokus pada solusi untuk menyelesaikan masalahnya. Beruntung insiden ini bisa tertangani dengan cepat sehingga bisa selesai dengan cepat juga.

“Saya sangat mendukung penanganan yang seperti ini, cepat dan tuntas,” kata Irna lagi.

Sebelumnya Menko PMK mendatangi kantor PT. Pos Indonesia Cabang Pandeglang pada pukul 16.00 WIB, turut mendampingi Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum BULOG, Bupati Pandeglang, Kepala dinas sosial setempat, Kejaksaan Tinggi, Kapolres, dan PT. Pos Indonesia cabang Pandeglang.

Rombongan kemudian mengunjungi mitra penggilingan BULOG, dan juga meninjau gudang BULOG serta memeriksa beras yang belum disalurkan PT. Pos Indonesia.

Menko PMK Jelaskan Beras Basah Di Pandeglang Sudah Tidak Ada MasalahMenko PMK Jelaskan Beras Basah Di Pandeglang Sudah Tidak Ada Masalah

BULOG Terjunkan Tim Monev Pusat Pastikan Warga Pandeglang Terima Beras Berkualitas

Perum BULOG menerjunkan kembali tim monitoring dan evaluasi ke kelurahan di Pandeglang, Banten, yang kali kini berasal dari Kantor Pusat Jakarta, guna menelusuri proses pengiriman beras bantuan PPKM di daerah tersebut berjalan lancar, sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi tindakan perbaikan.

Kabag Humas Perum BULOG Tomi Wijaya, di Jakarta, Jumat (6/8), mengatakan, fokus tim dari tim Pusat adalah pada proses penyediaan hingga pengiriman dari seluruh beras bantuan PPKM untuk kelurahan Pandeglang yang berjumlah 464 karung beras dengan masing-masing karung seberat 10 kg, serta langka-langah lanjutan dari corrective action yang sudah dilakukan.

“Walau tindakan perbaikannya sudah dilakukan namun tetap akan kita evaluasi guna mencegah terjadinya hal-hal seperti ini dan menjadi prosedur tetap dalam pola penanganan insiden serupa nantinya, termasuk kemungkinan adanya perubahan cuaca ekstrim dan lokasi terpencil yang beresiko tinggi” katanya.

Tomi menjelaskan, hasil penelurusan sementara memang hanya sebagian kecil karung beras yang terkena tetesan air hujan yang terjadi saat proses pengiriman pada hari Minggu (1/8) lalu. Sementara selebihnya beras masih dalam kondisi baik.

“Meski demikian, semuanya sudah ditarik dan diganti dengan yang baru dan kualitas yang baik. Saat ini tim dari kantor pusat masih berada di Pandeglang dan masih bekerja. Anggota tim berjumlah lima orang yang berasal dari tiga divisi,”demikian kata Tomi.

Perum BULOG mendapatkan penugasan dari negara untuk ikut dalam program bantuan sosial selama masa PPKM di era Pandemi Covid-19, khususnya dalam pengadaan dan penyaluran beras bantuan PPKM sejak 18 Juli 2021. BULOG sendiri berkomitmen untuk menyediakan beras berkualitas kepada warga selama masa PPKM.

Menko PMK Jelaskan Beras Basah Di Pandeglang Sudah Tidak Ada Masalah

 

Menko PMK Jelaskan Beras Basah Di Pandeglang Sudah Tidak Ada Masalah



Source link

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *