Murid Rossi Itu Akhirnya Rengkuh Juara MotoGP

  • Bagikan


EDITOR.ID, Aragon,- Penantian panjang itu akhirnya datang setelah menunggu 3 tahun sejak 2019. Merengkuh podium teratas di Kejuaraan Dunia MotoGP. Francesco “Pecco” Bagnaia meraihnya melalui kegigihan dan perjuangan berat mengatasi Juara Dunia Enam Kali, Marc Marquez yang berulang kali menyalipnya.

Bagi Pecco sendiri, kemenangan di MotoGP Aragon ini sangat bersejarah. Karena kemenangan ini merupakan gelar juara seri pertama yang diraih Pecco sejak tampil di ajang balap tersohor di dunia pada 2019.

banner 336x280

Namun, bila melihat bagaimana kegigihan dan ketenangan pembalap Italia itu bertarung melawan Marquez, kemenangan itu pantas direbutnya.

Bagnaia kini menempati peringkat kedua di klasemen pembalap dengan 161 poin, tertinggal 53 poin dari Fabio Quartararo.

Bagnaia menjalani balapan terbaiknya di MotoGP Aragon 2021. Setelah memulai balapan dari pole position, dia langsung memimpin race dan tak terkejar hingga akhirnya menyentuh garis finis sebagai juara.

Bagnaia Akui Marquez Ancaman Berat

Bagnaia sendiri mengaku persaingannya dengan Marquez benar-benar intens. Ia merasa pembalap Repsol Honda itu benar-benar sangat agresif, terutama di tiga lap akhir.

Sejak awal balapan Bagnaia sebenarnya sudah yakin Marquez bisa menjadi ancaman utama di MotoGP Aragon 2021. Pasalnya Marquez memiliki catatan yang sangat baik setiap kali tampil di Sirkuit Aragon tersebut.

bagnaia rayakan victory kemenangan di sirkuit aragon foto motogp
bagnaia rayakan victory kemenangan di sirkuit aragon foto motogp

Jadi, sejak awal Bagnaia sudah berhati-hati dengan Marquez. Ia yang total disalip tujuh kali di tiga lap terakhir MotoGP Aragon 2021 tersebut mengaku selalu berusaha keras untuk tetap fokus.

“Pertarungan sangat intens karena Marquez menyerang dan menyalip saya tujuh kali. Saya selalu berusaha untuk tak membiarkannya menyalip saya. Saya selalu ingin menjadi yang terdepan!” tutur Bagnaia.

Setiap kali mampu disalip The Baby Alien –julukan Marquez, maka Bagnaia mencoba untuk merebut posisinya kembalinya.

“Ketika dia menyalip saya di tikungan ke-12 di lap terakhir dan melebar, hal itu menjadi tanda jelas bagi saya. Sekarang saya hanya perlu menguasai empat tikungan terakhir tanpa kesalahan dan memberikan yang maksimal. Ketika saya melewati garis finis, saya diliputi oleh emosi yang luar biasa. Saya sangat senang,” imbuh rekan setim Jack Miller itu.

Dalam pikiran Bagnaia pada saat itu hanyalah bagaimana caranya agar ia bisa terus berada di depan Marquez untuk bisa meraih kemenangan perdananya di kelas MotoGP.

“Saya tahu setelah kualifikasi bahwa tidak akan mudah untuk tetap unggul 23 lap di depan Marquez di trek ini. Marc mungkin secara fisik tidak 100 persen baik-baik saja. Tapi dia sangat ingin menang, dia sangat agresif dan sangat kompetitif. Namun, saya melakukan yang terbaik untuk menang hari ini. Sekarang mimpi telah menjadi kenyataan,” kata Bagnaia, mengutip dari Speedweek, Senin (13/9/2021).

Sang Guru Bagnaia, Valentino Rossi Bangga

Kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021 adalah harapan sang guru, Valentino Rossi, sebelum balapan dimulai.

Rossi yang tidak bisa tampil kompetitif pada saat kualifikasi MotoGP Aragon 2021 harus start dari posisi ke-21 atau kedua dari belakang.

Melihat peluang yang minim, Rossi pun lebih senang membicarakan peluang Bagnaia menjadi juara. Bagnaia yang merupakan murid Rossi di akademi VR 46 menempati posisi start terdepan.

Rossi yakin Bagnaia akan tampil menjadi juara karena tampil baik dan memiliki dukungan kuat dari Ducati.

Harapan Rossi pun terwujud. Bagnaia mengawali balapan dengan baik dan memanfaatkan betul posisi start terdepan. Pembalap tim Ducati itu harus melewati perjuangan yang hebat karena mendapat perlawanan dari Marc Marquez yang selalu membayanginya sejak lap pertama. (tim)

Peringkat Pemenang Balapan di Sirkuit Aragon Minggu 12 September 2021

1. Francesco Bagnaia (Ducati)
2. Marc Marquez (Repsol Honda) +0.673s
3. Joan Mir (Suzuki Ecstar) +3.911s
4. Aleix Espargaro (Aprilia Racing) +9.269s
5. Jack Miller (Ducati) +11.928s
6. Enea Bastianini (Avintia) +13.757s
7. Brad Binder (Red Bull KTM) +14.064s
8. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) +16.575s
9. Jorge Martin (Pramac Racing) +16.615s
10. Takaaki Nakagami (LCR Honda) +16.904s

Klasemen Pembalap di Kejuaraan Dunia MotoGP

Riders

1. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) 214
2. Francesco Bagnaia (Ducati) 161
3. Joan Mir (Suzuki Ecstar) 157
4. Johann Zarco (Pramac Racing) 137
5. Jack Miller (Ducati) 129

Teams

1. Monster Energy Yamaha 309
2. Ducati 290
3. Suzuki Ecstar 225
4. Pramac Racing 212
5. Red Bull KTM 204



Source link

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *