Pembukaan PON ke XX Hanya Untuk Kapasitas 25 Persen Saja

  • Bagikan


Repost: Beritasenator.com

banner 336x280

Pekan Olahraga ke XX yang akan diresmikan 2 Oktober mendatang. Pembukaan PON ke XX ini akan dilaksanakan di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dalam pelaksanaannya akan dilakukan Prosedur Tetap (protap) dan mengikutip protokol kesehatan (prokes) secara ketata dan disiplin mengingat masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Menpora Amali mengaku konsep awal pembukaan PON XX ini dilakukan seperti saat pembukaan Asian Games 2018 lalu. Namun, rencana sulit terlaksana karena adanya pembatasan orang di tengah pandemi.

Yang menarik, Menpora Amali memastikan upacara pembukaan PON tetap berjalan hikmat.

“Tanpa mengurangi kehikmatan. Upacara pembukaan PON XX tetap meriah tapi tak glamor karena situasi pandemi dan semua protokol tata tertib yang biasa dilakukan dalam setiap pembukaan itu tetap ada,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali menjelaskan, upacara pembukaan nanti bakal menjalankan prosedur dan ketetapan seperti multievent olahraga lainnya, mulai dari pembacaan janji atlet hingga defile seluruh kontingen.

“Penonton PON hanya boleh dihadiri maksimal 25 persen, sudah termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung lainnya. Dan untuk masyarakat yang ingin menonton diwajibkan sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19,” ungkapnya.

Upacara pembukaan PON nantinya akan dibuka secara resmi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, saat ini persiapan terus dilakukan oleh Panitia Besar PON dan berkoordinasi dengan KONI,

Kemenpora dan unsur-unsur terkait sehingga bisa dipastikan Presiden Jokowi dapat membukanya secara resmi pada malam.

Menpora Amali pun berharap tidak ada yang menjadi hambatan dalam persiapan ini. Dan kontingen yang ada bisa terlayani dengan baik.

“Prokesnya sudah berjalan dengan baik. Sebagaimana yang sudah di kerjakan dari teman-teman dari Kemenkes dan BNPB. Dan percepatan vaksinasi sampai sekarang dilakukan,” tukasnya.

Untuk diketahui, PON XX Papua akan diadakan di empat klaster yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke akan dimulai 2 – 15 Oktober 2021.



Source link

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *