Pariwisata Lombok Yang Mati Suri Akibat Covid, Kini Kembali Bergerak?

  • Bagikan


MATRANEWS.id — Setahun lebih pandemi Covid-19 menghantam industri pariwisata Indonesia, khususnya Lombok “mati suri”.

“Usaha-usaha travel agent atau biro perjalanan wisata ditutup sementara. Mati suri, akibat terpukul hebatnya sektor pariwisata karena pandemi Covid-19,” ujar Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Provinsi NTB, Awan Aswinabawa.

banner 336x280

Hampir seluruh pelaku pariwisata di destinasi-destinasi wisata Indonesia harus memutar otak agar usahanya tetap berjalan dan mendapat pemasukan untuk kehidupan sehari-hari

Kini, Awan kembali optimis.  Bahwa, situasi membaik secepatnya, penanganan Covid-19 progresif dilakukan. Dan masyarakat taat pada protokol Covid-19.

Clean Health Safety Environment, berwisata tetap bisa dilakukan dengan sehat dan bersih.

Kini, Hotel di kawasan Senggigi, cukup bagus.

“Terus terang, figur menjadi penting, sebagai penggerak. Tidak semua kadis bisa begini,” ujar Awan yang mengaku sangat terbantu dengan figur dan kepemimpinan pejabat semacam H. Saiful Ahkam.

“Beliau Kadis terbaik, yang berprestasi di industri Lombok dalam situasi susah. Kita komunikasi sangat bagus, semangat juang dan gotong royong, terjaga,” masih kesaksian Awan Aswinabawa.

Ada beberapa even siap digelar, seperti senam TikTok massal. Kemudian pameran dan lomba foto Pariwisata. Juga akan diselenggarakan Coach Clinic Fotografi, Phonegraphy, dan Videografi.

Diadakan juga Ssarasehan Budaya Memperingati Perang Topat Dengan Tema “Pluralisme Lingsar untuk Indonesia yang Toleran” yang dirangkai dengan Bedah Film Budaya dan Penganugerahan bagi YouTubers dan Instagramers Peduli Pariwisata.

Ada juga nonton Wayang Kulit Lalu Nasib, Akustik Kaki Lima serta Pameran UMKM dan Ekonomi Kreatif.

“Siapa yang tak siap hari ini, tak akan siap hari esok,” ujar Awan menyebut Lombok beruntung diberi sosok pejabat yang demikian suport, bergandeng tangan dengan pelaku industri wisata.

World Superbike (WSBK), balap motor dunia siap digelar di Mandalika, antara 12-14 November 2021.

Juga dipersiapkan penyelenggarakan MotoGP Maret 2022 dan berbagai event internasional lainnya di Lombok.

Ribuan orang akan datang untuk menyaksikan event ini. Mulai dari peserta dan official dari berbagai negara yang jumlahnya sekitar 1.200 orang. Berbagai event yang memantik orang untuk memilih stay di Senggigi.

Termasuk puluhan ribu penonton yang dipastikan akan menginap di hotel yang ada di kawasan Mandalika hingga kabupaten/kota daerah penyangga.

“Ya, benar. Beliau termasuk yang disayang oleh pelaku industry pariwisata, Provinsi Nusa Tenggara Barat,” sambung tokoh senior pariwisata Lombok ini berbicara system kerja pejabat yang satu itu. Yang demikian support di tengah situasi pandemi COVID-19.

“Kami dan segenap pelaku industry pariwisata Lombok, gotong royong, menyiapkan yang terbaik agar para turis baik local atau luar dari Indonesia, bisa lebih lama berada di Lombok,” ujar H. Saiful Ahkam, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Lombok Barat.

H. Saiful Ahkam, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Lombok Barat.

 



Source link

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *